Insto Dry Eyes: Mata Merah Yang Disebabkan Oleh Mata Kering dan Cara Cepat Mengatasinya



Sejak 7 tahun lalu, saya mulai mengalami masalah dengan mata. Akhirnya atas saran Ibu, saya menutuskan untuk ke dokter spesialis mata. Dokter bilang mata saya terindikasi silendris. Saya disarankan untuk segera memakai kacamata agar tidak bertambah parah. Namun, yang terjadi adalah meskipun kacamata sudah siap dibuat, saya tetap malas memakainya. Akhirnya muncul lagi masalah baru.

Saya tipe orang yang malas sekali ribet dalam hal apapun, harus menggunakan kacamata adalah satu keribetan yang ingin dihindari. Makanya, kacamata ini cuma berfungsi di waktu tertentu saja,  misalnya saat mata mulai samar dalam memandang, gatal-gatal dan memerah. Maka,  saat masalah itu datang saya hanya mamakai kacamata untuk beberapa hari ke depan, dan melepaskan kembali ketika mata mulai stabil.

Dua tahun lamanya tidak pernah konsisten dalam memakai kacamata. Naasnya mata saya bukan bertambah baik, malah berulah lagi, karena tidak tahan dan penglihatan jarak jauh mulai samar. Saya coba datang lagi ke dokter spesialis mata. Haha, silendris saya bertambah.

Sumber foto: 1Health.ID
Pola yang sama tetap terulang. Entah apa yang membuat saya begitu malas memakai kacamata. Selain ribet, menggunakan kacamata juga akan menutupi mata indah saya. Ini aset berharga, karena cuma mata yang paling indah yang saya miliki dibandingkan yang lain. saya pernah sekali memakai cadar (saat itu cuma mau tes saja selain endorse), duh… biasanya jarang ada yang pandang dan memuji, tapi begitu yang tampak hanya mata saja, duh, yang cewek-cewek pun bilang, “Cantik kali matanya, Dek!”

Ops, sebenarnya nggak bermaksud untuk menggoda, ya! Tetapi cuma mata ini yang bikin saya begitu percaya diri. Bisa ngebayangin, kan, apabila saya harus memakai kacamata. Ribet bukan main. Sedikit-sedikit harus ngelap kaca karena berembun. Eh, belum lagi harus menjaganya agar tidak terinjak. Duh…ribetnya!

Pada dasarnya, urusan mata memang tidak boleh dianggap sepele. Sejak mata bermasalah, saya mulai menerapkan beberapa hal untuk menjaganya agar silendris tidak bertambah, misalnya rutin minum jus wartel, masker mata dengan timun, dan perbanyak mengkonsumsi buah-buahan yang baik untuk mata.

Tetapi, karena urusan pekerjaan yang mengharuskan saya untuk menatap laptop kurang lebih 15 jam dalam sehari, masalah mata tetap tidak bisa dihindari. Apalagi sejak tiga bulan terakhir saya mengalami mata kering.

Masalah mata kian bertambah acapkali saat saya mengendarai sepeda motor, pagi, siang, dan sore hari. Urusan di jalan raya seperti debu, asap knalpot, dan angin emang tidak bisa dihindari. Kadang roda dua, roda tiga, dan roda empat tidak segan-segan menghembuskan asap hitam tetap di depan wajah pengendara lain, termasuk saya yang sering menjadi korbannya.

Kejadian di atas malah membuat mata saya kering atau disebut juga dengan keratoconjunctivitis sicca atau sindrom mata kering. Mata akan terasa gatal, perih seakan susah membuka mata, bahkan penglihatan pun sedikit kabur. Selain itu, mata kering juga disebabkan oleh faktor usia/penuaan, akibat perubahan hormon, akibat mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti; antihistamin,dekongestan, obat tekanan darah, dan antidepresan dapat mempengaruhi produksi air mata, ditambah lagi dengan pekerjaan kita saat ini yang banyak menghabiskan waktu untuk menatap layar laptop atau smartphone.

Gejala Mata Kering…
Selain yang saya jelaskan di atas, ada lagi nih, gejala yang ditimbulkan apabila mata kering, diantaranya:
  • Mata merah dan terasa panas.
  • Mata seperti berpasir dan kering.
  • Mata berair karena respon tubuh terhadap iritasi pada mata kering.
  • Sensitif terhadap sinar matahari atau penglihatan sedikit kabur.
  • Terdapat ender di dalam atau sekitar mata.
  • Memiliki kesulitan saat memakai lensa kontak atau berkendara di malam hari.
  • Mata terasa cepat lelah.
  • Sulit membuka mata saat ketika bangun tidur.

Cara mengatasinya…
Ada beberpa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi mata kering, seperti:
  • Lindungi mata kamu saat mengendari sepeda motor atau hindari terpapar langsung dengan angin, panas matahari, asap, atau debu. baiknya gunakan kacamata sebagai pelindung.
  • Menghindari pemakaian riasan pada mata.
  • Berhenti merokok.
  • Biasanya karena faktor pekerjaan, kamu harus behadapan terus dengan laptop. Nah, kalau sudah mulai terasa lelah, baiknya istirahat dulu atau letakkan beberapa lembar buah timun di mata.
  • Menjaga kebersihan mata dengan menggunakan kompres hangat pada kelenjar di sekitar mata.
  • Banyak mengonsumsi asam lemak omega-3 yang dapat memperbaiki kondisi mata kering. Omega-3 banyak terdapat pada beberapa jenis ikan, seperti makarel, tuna, sardine, atau salmon.
  • Nah, menggunakan Insto Dry Eyes juga sangat membantu mengatasi mata kering.

Insto Dry Eyes dapat membantu kamu mengatasi masalah mata kering karena dapat memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi pada mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.


Selama ini saya juga menggunakan Insto untuk mengatasi masalah di mata saya. Seperti saya katakan sebelumnya, minus atau silindris di mata saya belum mampu diatasi hanya dengan memakai kacamata atau mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung Vitamin A. Saat mata saya mulai terindikasi dengan beragam gejala di atas, saya selalu teteskan Insto.

Dokter spesialis mata tempat saya berobat juga merekomendasi saya untuk menggunakan Insto saat mengalami masalah mata seperti gejala di atas. Awalnya saya menggunakan Insto regular. Sekarang, Insto sudah menyediakan khusus mata kering yaitu Insto Dry Eyes. Oia, Insto Dry Eyes juga ampuh mengatasi mata lelah, mata sepet, mata pegal atau mata perih, dan semua masalah ini disebabkan oleh gejala mata kering. pokoknya untuk masalah mata ringan ini, gunakan saja insto Dry Eyes.

Dapatkan segera di apotik atau di supermarket. Pada saat saya beli harganya masih Rp. 14.500,- dengan isi bersih 7,5 mL. Kalau di Banda Aceh, saya berhasil menemukan Insto Dry Eyes di Indo***** Batoh, karena di apotik belum tersedia.


Insto Dry Eyes hanya digunakan sebagai obat luar, ya. Apabila mata kamu terindikasi kronis atau tidak sembuh dengan menggunakan Insto, segera hubungi atau kunjungi dokter terdekat.

Punya masalah mata kering? Cobain saja. Nih, saya baru saya meneteskan Insto Dry Eyes di mata karena akibat kelelahan menatap layar laptop, hehe...

15 komentar:

  1. uwaaaaaaaaaaaah,, jangan malas2 ya pake kacamata
    dipakai aja, lama2 terbiasa, lama2 enjoy

    BalasHapus
    Balasan
    1. dududud, itulah Mba, udah banyak yang nasehatin, tapi tetap bandel, hehe

      Hapus
  2. Sudah lama saya pakai merk ini. enak dimata. Kalo kelamaan liat komputer/laptop biasanya terapi dengan melihat pemandangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, jujur saya pernah juga pakai merk lain. tapi yang insto emang agak ringan dan nyaman

      Hapus
  3. Aku sempat mata kering alhamdulillah gak sampai merah sih. Kuteteskan aja insto, kelarlah

    BalasHapus
  4. Baiklah bisa dicoba. Ini merk sejak bocah sudah saya pakai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh di coba Mba, tapi jangan intens ya mba, bahaya juga ntar untuk mata, hehe

      Hapus
  5. Cara terakhir susah aku lakukan mbak, karena aku bukan orang yang bisa makan ikan jenis yang disebut. Karena alergi ikan laut yang omega3nya tinggi. Dan yang pertama sering sekali kaca helm dibuka karena kalau pake kaca, jalan kelihatan buram 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. dudududud..... kamu sukanya apa Mas?
      wkwkwkwkw

      Hapus
  6. Wah.... Saya kalau bersepeda sukanya buka kaca helem....

    Eh ternyata bahaya juga ya.... Karena bikin mata gak terlindungi...

    Infonya sangat bermenfaat sekali mbak....

    BalasHapus
  7. Wah kalau aku nggak bisa lepas kacamata soalnya minusku gede banget. Heu. Tapi memang kayaknya dari sekarang perlu banget nyimpan insto di rumah soalnya aku juga sering kena gejala matakl kering

    BalasHapus
  8. Kalau mata kering itu nggak enak rasanya. Pengen cepat-cepat istirahat baring lalu tidur.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.