Pengalaman Pertama Naik Transportasi Online (Go-Jek) Demi Kamu



Saat itu, Banda Aceh sedang bangganya dengan kehadiran starup baru. Sebuah starup yang bergerak dibidang transportasi berbasis online, Ho-Jak yang didirikan oleh Khairul Mubarak, salah satu putra Aceh. Ho-Jak bangkit dari nol, secara berlahan mulai menggait driver roda dua dan roda tiga (becak). Aceh sedikit berbangga karena inovatif ini hadir untuk memudahkan masyarakat dalam beraktivitas.

Belum lama mengepakkan sayap, bahkan masih sedikit sekali masyarakat yang menikmatinya. Di saat itu pula, hadirlah Go-Jek dan Grab di Banda Aceh. Tanpa ada kabar lagi, Ho-Jak lenyap sebelum menyimpan kenangan indah.

Go-Jek sejak diresmikan beroperasi pada 2 Agustus 2017 lalu, telah berhasil mencuri perhatian masyarakat Aceh. Ho-Jak yang masih balita, langsung hilang peredarannya. Pemerintah yang malang, setidaknya berilah sedikit ruang untuk Ho-Jak bertumbuh dan bersaing sehat.

Seketika Go-Jek dan Grab langsung membanjiri Kota Banda Aceh dengan segala fitur yang ditawarkan. Tidak tanggung-tanggung. Masyarakat pun berbondong-bondong mulai menikmati layanan ini. Saya salah satunya.

Sejak hadir di Banda Aceh tahun 2017, setahun kemudian baru pertama sekali saya mencoba naik Go-Car. Transportasi online ini acapkali saya gunakan saat perut keroncong sedangkan malam kian larut. Sedangkan hari biasanya, saya lebih memilih mengendarai sepeda motor metic, yang aman untuk dibawa nyusep ke jalan tikus mana saja.

Pengalaman pertama disenyumin Transportasi Online
Saat itu, kota ini diguyur hujan sangat lebat. Sedangkan satu jam kemudian saya harus menghadiri rapat di Dinas Sosial utusan dari tempat saya bekerja. Biasanya, hujan badai dilalui asal punya jas hujan, walaupun ujung-ujungnya sepatu basah juga. Tapi kali ini, saya begitu mementingkan penampilan, karena acara yang harus dihadiri bukan acara cilet-cilet.

Melalui aplikasi Go-Jek, saya bertemu temannya kerabat. Obrolan terasa singkat karena layanan dan ramah-tamah driver-nya buat suasana menjadi cair. Nggak terasa sudah tiba, dan sebelum perpisahan ini terjadi, Abang Go-Car meminta satu permintaan dengan senyum manisnya, “Dek, bintang lima, ya!” 


Oia, ada lagi nih, yang lumanyan gokil. Saat itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh sedang menyelenggarakan even tahunan, yaitu Piasan Seni. Forum Lingkar Pena (FLP) tidak pernah absen sekali pun untuk memeriahkan acara tersebut yang berlangsung selama tiga hari di Taman Sari, Kota Banda Aceh.

Di hari terakhir, kami segenap panitia dibuat bingung karena teman yang memiliki mobil tidak berada di tempat. Alhasil, dengan mengandalkan Grab-Car, aset Rumcay berhasil dibawa pulang dengan selamat.

Driver Grab-Car tampan dan sopan, cukup periang dan dengan sangat riang berbagi kisah lucu selama menjadi driver online. Doi adalah warga Tionghoa yang sudah menjadi bagian dari masyarakat Aceh. Mata cipit, kulit putih, dan tampak seperti masih muda, dan tidak salah ketika kami bertanya, “Bang, baru lulus SMA, ya?”

Panggilan Bang dan Kak, itu sudah menjadi kebiasaan kami di Aceh untuk memanggil orang yang baru dikenal. Sebelum tahu umur doi yang sebenarnya. Khususnya saya, sih.

Perjalanan dari Taman Sari menuju Rumcay (sekret FLP) tidak lah terlalu jauh. Cukup membayar 26 ribu kami aman tiba di Jeulingke. “Bang, semangat, ya kerjanya!” ucap salah satu teman saya setelah menurunkan semua barang.

Dengan senyum-senyum bahagia, doi jawab, “Bintang lima ya, Kak! Biar tambah bonus untuk modal nikah, hehe,”

Gubrak!! Sontak kami dibuat tertawa, dan raut wajahnya yang polos situ, lho, nggak tahan. Jadi, si doi memilih kerja sampingan ini karena untuk mencukupi modal melamar gadis pilihannya. Doi juga tunjukan foto calon istrinya. Wuidih, semoga dilancarkan, ya!

Kalau sudah cinta, bagaimanapun caranya akan diperjuangkan. Salut buat kamu Bambank Tamvan. Ini pengalaman saya, apakah kamu punya pengalaman seru bersama Bang Driver Online?

Tau nggak apa persamaannya kamu dengan soal ujian?”
Sama-sama perlu diperjuangin karena menyangkut masa depan!”

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.