Gulai Khas Aceh yang enak ini Jarang Masyarakat Aceh tau


Ngobrol tentang kuliner, nih! Saya selalu merekomendasikan kuliner Aceh ke setiap teman-teman yang berkunjung untuk mencicipinya. Kecuali Gulee Jruek ini, karena hingga hari ini saya belum menemukan satu pun restoran atau rumah makan di Aceh yang menyediakan Gulee Jruek.

Gulee Jruek ini adalah beragam jenis sayur-sayuran, rempah yang banyak variannya, udang, dan banyak lainnya yang diolah menjadi satu, dan berbentuk gulai (Gulee). Kamu bisa menikmatinya dicampur dengan nasi maupun terpisah. Penambahan ikan asin yang telah digoreng, akan menambah cita rasa yang belum pernah ada.

Apakah begitu sulit membuatnya? Bisa jadi. Setiap kali pulang ke kampung halaman, Emak sering bertanya, “Mau dimasak apa, nak?”

Jawaban saya selalu sama, kalau tidak Gulee Plieuk U, pasti Gulee Jruek. Ini menu favorit saya hingga saat ini.

Setiap masak Gulee Jruek, Emak tidak pernah masak sedikit. Emak selalu masak dalam porsi besar dan membagikan kepada saudara serta tetangga. Mereka saja selalu merindukan masakan Emak satu ini, apalagi saya.

Pernah beberapa kali, tetangga minta resep lengkap dengan cara masaknya. Emak tidak pernah pelit maupun merahasiakan resep masakan kepada siapa pun, karena setiap kali orang lain yang olah, tidak pernah hasilnya 100% sama seperti buatan Emak. Kalau kata saya, “Tangan Emak ini seperti magic, apapun di olah, tetap enak. Kecuali saat mood-nya tidak baik, masakan Emak pasti asin, hehe…

Sejarahnya!
Menurut sumber yaitu Emak saya, kuliner ini sudah ada sejak masa jajahan Belanda dulu di Aceh. Masyarakat Aceh menjadikannya menu bekal saat perang karena tahan lama. Kenapa sejarah tidak pernah mencatatnya? Hmm…itu saya tidak tahu.


Gulee Jruek ini tidak berkembang hingga ke daerah lain. Emak bilang, hanya masyarakat Aceh Timur yang familiar dengan kuliner langka ini. Emak waktu kecil, Nenek dan Nektu yang ngajarinnya. Lumanyan sulit cara mengolahnya kata Emak.

Bahan olahan yang digunakan juga lumanyan banyak, dan butuh modal besar. Saya tahu karena sering nemenin Emak belanja saat acapkali ingin mengolahan sayur ini. Kalau dulu, semua bahan olahan Gulee Jruek ada di kebun Nenek.

Gule Jruek, secara tampilan emang hampir sama dengan Gulee Plieuk U, tapi soal rasa, bagi saya ini pemenangnya.

Saya sempat bingung saat mempromosikan ke teman-teman dari daerah lain tentang Gule Jruek ini. Ada yang bilang Gule Jruek itu adalah Gule Plieuk U yang dicampurkan dengan durian hasil permentasi. Ada lagi yang bilang kalau Gule Jruek itu seperti olahan pastry yang terbuat dari nanas. Dari berapa orang Aceh yang saya tanya, mereka tidak mengenalnya. Sebegitu langkanya sayur satu ini.

Eh, mumpung saya hidup di rantau, sudah 10 tahun lamanya, untuk mencicipi Gulee Jruek ini cukup jarang. Boro-boro belajar, bisa cicipin setahun sekali saja sudah syukur banget. Pernah suatu hari, saya tiba-tiba ngidam banget sama sayur ini, Emak khusus masak dan mengirimnya ke Banda Aceh.

Cepat Basi, nggak?
Proses memasaknya yang lumanyan lama, Gulee Jruek ini nyatanya tahan lama. Cukup dipanaskan sehari sekali, dan tahan sampai 3 hari lamanya. Makin dipanasin, makin enak. Bagi saya, Gulee Jruek ini sangat aman di perut saya. Biasanya kalau makan Gulee Plieuk U saya sering mules, kalau ini Alhamdulillah aman. #Duh, ngiler, Mak!
Mau Rasa?
Kalau ditanya soal ini, saya cuma bisa bilang ke kamu, kapan-kapan main ke rumah, ya! Biar Emak masakin. Tapi, setiap ada syukuran atau kenduri di rumah, menu andalan utama di rumah kami selalu ini. Bahkan untuk acara 7 bulanan kakak dan kakak ipar, Emak juga masak ini. 

Ada yang penasaran dengan resep masakannya?

10 komentar:

  1. Penasaran tapi sayangnya saya ga bisa makan udang huhuhu

    BalasHapus
  2. Nah, Mba kalo di Aceh aja jarang di jual apalagi di luar aceh, hiiiks. Aku oun baru dengarnya. Soalnya sering mampir ke warung aceh di sini. Kalo di Bengkulu ada banyak rumah makan yang menjual makanan khas. Jadi masih banyak yang tau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih Mba, khusus untuk yang satu ini belum ada yg jual mba, tapi ada juga versi satu lagi, bedanya yang dari Barat Selatan ini ada penambahan Durian permentasi dan gak terlalu banyak jenis sayur, juga gak pakai nanas..
      hehe

      Hapus
  3. Ada potongan nangkanya ya. Baru liat gambarnya udah kerasa enaknya. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ho'oh iya mas, bagi saya ini kuliner favorit deh, karena segala jenis sayuran dan rempah2 ada di sini, hehe, komplit

      Hapus
  4. Ada udangnya ya, aku banget nih kalau ada udangnya..
    Jadi pengen nyobain tapi makan langsung di Aceh biar beneran sip rasane

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah benar, ntar kalo ke Aceh tak buatin ya mas.. hehehe (maksudnya Ibu yang buatkan)

      Hapus
  5. Ya ampun kelihatan sedapnya gulai buatan Ibu ya..tak tertandingi..aku penasaraaaan...dan ngences hihi..

    BalasHapus
  6. Gulainya pekat banget santannya ya, dari penampakannnya saja sudah pasti gurih dan legit. Kapan kapan mau dong dimasakin mbak hehe

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.