Kuliner Enak Mie Aceh, Kandungan Nilai Gizi hingga Cara Mengolahnya


Kandungan lemak yang terdapat di mie Aceh emang banyak. Kalau di sini, banyak perempuan Aceh yang tidak mengonsumsi Mie Aceh sesering mungkin, katanya bisa-bisa gagal diet. Kenapa? Karena satu porsi Mie Aceh isinya banyak banget!


Halo teman, kamu sudah pernah makan mie Aceh? aroma dan rasa mie ini emang khas sekali. Nama Mie Aceh ini sudah akrab diteliga masyarakat Indonesia, bahkan di negeri Jiran sekali pun.

Mie Aceh tanpa penambahan daging maupun seafood, rasanya bikin meleleh


Beberapa bulan lalu saat berkunjung ke Jawa Tengah, saya dibuat kagum luar biasa. Ternyata penikmat Mie Aceh bukan saja dari kalangan orang Aceh saja. Owner-nya sampai membuka 3 cabang, ini tidak sebanding dengan jumlah orang Aceh yang merantau di sana. Ditambah lagi ada beberapa warung kecil yang juga menjual menu khas Aceh ini. Kok bisa, sih? Ini dia alasannya kenapa Mie Aceh banyak diminati banyak orang.

Kandungan Gizi dalam Mie Aceh
Mie Aceh ini berbahan dasar tepung, kamu pasti langsung membayangkan karbohidrat, kan?. Dalam satu porsi saja, Mie Aceh terdapat 27,8 gr Karbohidrat; 7,1 gr lemak; 15,2 gr lemak; 239 Kilo kalori; dan juga kalsium, fosfor, protein, maupun zat besi.

Kandungan karbohidrat di dalam mie merupakan gizi tertinggi sehingga dapat digolongkan sebagai makanan pokok atau penghasil energi utama. Biasanya saya sering mengantikan nasi dengan Mie Aceh ini sebagai alternatif lain. Asupan nutrisinya cukup dan juga buat perut saya kenyang, hehe..


Mie Aceh kepiting, rasanya tidak mampu dirangkai lewat kata-kata

Punya Cita Rasa yang Khas
Saya tidak akan membuat kamu membayangkan cuma-cuma, kamu wajib mencobanya sendiri agar tau kenikmatan kuliner yang sesungguhnya ini ada di Mie Aceh.


Aroma yang Buat Kamu Ingin Coba
Saya sering dibuat khilaf oleh aroma yang disungguhkan oleh Mie Aceh ini. Walaupun sudah lunch atau dinner, tetap saja saat mencium aromanya di warung kopi atau caffe, selalu gatal ini tangan untuk memesan Mie Aceh.

Mie Aceh Juga Suka Kolaborasi
Bukan penyanyi aja yang sering kolaborasi, kuliner juga. Contoh nyatanya, ini nih! Kamu bisa sesuai selera, Mie Aceh original, silahkan! Mau pakai udang, cumi, kepiting, daging, atau telur sekali pun, juga boleh… atau mau kolaborasi dengan semuanya, boleh-boleh.. hehe

Untuk sajiannya, kamu boleh request yang goreng, tumis, atau berkuah. Tergantung selera, soal rasa jangan tanya.. eetss… untuk tester yang pertama sekali, pastikan kamu mencobanya di tempat yang paling enak, ya! Ini penting untuk mempengaruhi mood kamu selanjutnya, hehe….


Harganya? Aman!!!
Nah, soal harga, biasanya sebagian orang ketika melihat menu kuliner, pasti harga dulu yang dilihat. Ada juga, nggak penting harga, yang penting eenaakk… So… kamu di tim mana?

Apapun itu, harga Mie Aceh ini terjangkau sekali. Yang original biasanya Rp.8000 s.d Rp. 10.000,-  mau tambah embel-embel seperti udang, kepiting, dan lainnya rentang harganya sekitar Rp. 25.000 s.d Rp.100.000,-

Yok, Intip Asal Mula Mie Aceh
Biasanya setiap penulis itu akan memaparkan sejarah di awal paragraf, tulisan saya beda, kan? makanya kamu kudu baca sampai habisss…hehe
Mie Aceh ini sekayak orang yang tidak tau dilahirkan di mana. Tetapi berdasarkan cerita terdahulu, katanya kuliner ini berasal dari China. Bisa jadi alasannya karena negeri Tirai Bambu ini terkenal dengan mie rebusnya. Nah, kalau pelajari sejarah lagi, pada zaman dahulu, Aceh dan China ini telah menjalin hubungan yang cukup lama semenjak abad ke-13. Hubungan ini terjalin lewat perdagangan sehingga sampai sekarang, di setiap sudut kota kamu pasti akan menjumpai warga Tionghoa yang sudah beranak-cucu di Aceh, diantara mereka juga sudah lihai berbahasa Aceh.

Bedanya, Mie Rebus khas China tidak dipadukan dengan aneka rempah-rempah. Cobain deh, saat makan mie Aceh, tebak ada berapa aneka rempah-rempah pilihan yang telah bersatu dalam satu bumbu juga sayur-mayur pilihan. Makanya kandungan nilai gizi yang terdapat di Mie Aceh sangat beragam.


Mau Tau Cara buat Mie Aceh. Nih, coba, ya!

Bahan:
  • 500 gr mie basah atau mie kuning
  • 150 gr udang segar, kupas dan buang kulitnya, atau bisa digantikan dengan cumi, kepiting, bahkan telur.
  • 1 buah tomat, potong memanjang segitiga
  •  5 siung bawang merah, iris tipis
  •  4 siung bawang putih, iris tipis
  • 100 gr kol putih, cincang halus
  • 100 gr toge segar.
  • 25 gr daun bawang, iris halus
  • 10 gr daun seledri, iris halus
  • 600 ml kaldu sapi, bagi yang suka, ya
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 4 sendok makan minyak goreng


Bumbu halus:
  • 7 buah cabe merah
  • 7 siung bawang putih
  • 1 cm jahe
  • 3 butir kemiri
  • 1/4 sendok teh ketumbar
  • 1/4 sendok teh jinten
  • 3 butir adas manis
  • 3 butir kapulaga
  • 1/2 cm kunyit
  • 1 sendok teh merica bubuk

Bahan pelengkap:
  • Emping
  • Acar


Cara Membuat Mie Aceh
  • Panaskan minyak dalam wajan, kemudian masukkan bawang merah, bawang putih, dan bumbu halus hingga aroma wangi tercium.
  • Masukkan udang atau lainnya,  aduk rata. Tunggu hingga warna udang berubah.
  • Masukkan kaldu, tunggu hingga mendidih. Kemudian tambahkan kol, daun bawang, daun seledri, dan garam. Masak hingga kaldunya agak berkurang dan mengental.
  • Tambahkan toge dan tomat. Aduk rata. Masukkan kecap manis dan kecap asin.
  • Masukkan mie basah yang sudah disiram dengan air panas sebelumnya. Aduk-aduk hingga rata.
  • Tunggu hingga kuah mendidih, lalu angkat.
  • Mie Aceh siap dihidangkan. Tambahkan emping dan acar di mangkuk saji.


Tips dalam membuat mie:
  • Gunakan tepung terigu bergluten tinggi dengan tingkat protein lebih dari 12% untuk menghasilkan adonan mie yang elastis dan tidak gampang putus.
  • Selain air dan garam, penambahan air abu juga bisa membuat adonan mie tidak gampang putus.
  • Membuat mie dengan tepung terigu protein rendah memerlukan waktu perebusan yang lebih singkat dibandingkan dengan mie yang dibuat dengan menggunakan tepung terigu protein tinggi. Mie yang dibuat dengan tepung terigu berprotein rendah akan cepat lembek bila direbus agak lama.
  • Campurkan semua bahan yang ada sampai rata. Diamkan adonan selama 15 menit Lalu adonan di-roll beberapa kali pada ukuran yang sama sampai adonan membentuk lembaran yang terlihat halus dan berwarna rata. Istirahatkan kembali adonan selama 15 menit. Setelah itu baru adonan ditipiskan sesuai dengan ketebalan yang diinginkan dan dipotong.
  • Untuk menghasilkan mie yang lebih gurih dan warnanya lebih kuning, Anda dapat menambahkan beberapa telur ke dalam adonan.
  • Masukkan adonan mie ke dalam plastik atau tempat tertutup agar mie tidak kering dan putus.
  • Jika Anda ingin menyimpan mie mentah, setelah proses pemotongan mie, segera beri taburan tepung tapioka atau kanji agar mie tidak lengket satu sama lain. Simpan mie dalam freezer agar lebih awet.
  • Untuk membuat mie basah, cuci dulu mie dengan air panas supaya minyak dari adonan menghilang. Sedangkan untuk mie kering, rendam atau rebus dalam air panas hingga lunak.

Tips dalam membuat Mie Aceh:
  • Agar Mie Aceh tidak amis, anda bisa merebus udang terlebih dahulu sebelum dimasak bersama mie. Begitu juga dengan daging sapi atau kambing. Anda bisa merebusnya setengah matang terlebih dahulu agar aroma Mie Aceh terjaga.
  • Untuk menambah sensasi pedas, anda dapat menambahkan cabe rawit.
  • Saat memasukkan mie basah ke dalam wajan, pastikan bahan lainnya sudah matang agar mie tidak perlu dimasak terlalu lama untuk mencegah mie terlalu lembek.
  • Kecap asin yang digunakan bisa diganti dengan garam biasa bila tidak menyukai rasa asin dari kecap asin.
  • Acar penting sebagai bahan pelengkap karena Mie Aceh tersaji dengan daging kambing.


Bagaimana mudah kan cara membuat mie aceh. Mie Aceh merupakan makanan khas Aceh dengan bahan dasar mie dan bercita rasa pedas dilengkapi dengan bahan-bahan tambahan seperti daging kambing, daging sapi, atau seafood. Sekian informasi cara membuat mie aceh yang lezat dan enak, Selamat mencoba. Sumber resep Mie Aceh dari https://www.rumahmesin.com/cara-membuat-mie-aceh/

2 komentar:

  1. Saya salah masuk website kayaknya di jam 20:24 WIB.
    Udah laper ketemu Mie Aceh lagi!!!
    Wuahhh.... NGILERnya!
    Saya suka yang ada kepitingnya.

    BalasHapus
  2. haha.. ayo dicari, kalau sudah ketemu langsung pesan, trus dilahap sampe abis, mas.. lebih nikmat lagi di makan pas lagi cuaca dingin atau hujan..

    terima kasih mas Freddy sudah berkunjung :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.