Lhokseudu, Tempat Piknik Yang Mudah Dijangkau



Happy weekend teman-teman penikmat piknik. Salam kenal dari blogger wet-wet dari Aceh. Ini pengalaman seru saat saya mencoba destinasi baru yang lagi hits banget di Aceh Besar.


Saya kembali nge-trip bareng Dekka. Meskipun free time cuma satu hari, yang penting kita nge-trip. Banyak juga, sih, teman-teman tanyain, "Apa yang membuat kamu senang selepas nge-trip, bahkan rela buang-buang waktu dan tenaga cuma untuk ke sana, doang?"

Nah, sekarang coba tanyakan pada hati yang merasa. Kalau kamu suka hasilnya akan happy, kalau kamu gak suka nge-trip atau lebih doyan duduk di rumah, berarti jalan-jalan atau piknik gak akan berarti apa-apa buat kamu.

Prinsip yang saya terapkan saat ini adalah yang penting happy, selalu dibawa ceria dan mengesampingkan beban pikiran. Bergelut dengan pekerjaan itu saja akan membuat saya stres. Apalagi kerjanya full day. Setiap hari melakukan rutinitas yang sama. pagi ke sore, sore menanti pagi lagi. Cukup jenuh, bukan?

Ini alasan kenapa saya butuh piknik setiap free time tiba. Namun tetap tidak mengesampingkan tugas pokok kita sebagai perempuan karena minggu adalah hari nyuci sedunia, hari bersih-bersih rumah, hari masak-masak berat, pokoknya hari perempuan kocar-kacir, deh. Semuanya dibawa enjoy saja, ya.

Pokoknya, bagi saya piknik itu kebutuhan bukan kewajiban. Piknik pun tidak perlu mengeluarkan dana banyak, contohnya seperti piknik ke Lhokseudu.  Objek wisata yang lagi hits dikalangan masyarakat ini terletak di Desa Teupin Layeu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Menuju ke sana hanya menghabiskan waktu sekitar 40 menit dari pusat Kota Banda Aceh.

Lhokseudu, cuaca panas berubah jadi adem (Source by: http://www.acehinfo.com/2017/08/pantai-lhok-seudu-leupung-aceh-besar.html diakses pada 03 November 2017)



Mudah di Akses...

Menikmati pesona Lhokseudu tidak perlu mengkhususkan waktu karena tempatnya yang mudah untuk dijangkau, juga dekat dari pusat kota. Menemukan destinasi ini tidak usah google Map, jalurnya cukup  mudah, kok, yaitu dengan melewati jalan Banda Aceh – Meulaboh, tepatnya di sebelah kanan melewati objek wisata alam pemandian Brayeun, Leupung.


Seperti Berada di tengah Laut...

Nongkrong cantik di sini, seakan-akan seperti kita berada di tengah lautan lepas dengan air laut biru langit. Dan langitnya pun gak kalah takjub dengan cuaca yang sangat cerah sehingga perpaduan birunya laut bikin kita betah berlama-lama di sini. 


Awal tiba di sini, cuacanya nyengat abis. Kiranya saya dan Dekka tidak akan betah lama-lama nongkring di sini. Eh, ternyata setelah menepi di bawah pondok kecil beratap daun Palem ini cukup menyejukkan. Padahal kondisi saat itu matahari terik luar biasa. Dan ini adalah tempat meditasi yang cukup baik –kecuali hari Sabtu dan Minggu karena ramai pengunjung-.


Penghilang Lapar...

Ngomongin masalah perut, tradisi ini pastinya sangat melekat dari kehidupan masyarakat Indonesia pada umunya. Tradisi makan di tempat objek wisata telah menjadi moment pelengkap saat mengunjungi suatu destinasi. Tidak hanya Anda, saya pun begitu. Setidaknya minum air kelapa sudah cukup, yang penting ngunyah, huhu...

Anda tidak perlu takut, karena pada dasarnya Lhokseudu ini adalah sebuah cafe yang dibuat di atas air laut, jadi di sini tersedia lengkap menu makanan seperti mie aceh, rujak, air kelapa, dan berbagai menu lainnya. Nah, bagi Anda yang ingin mempersiapkan dari rumah juga bisa, setidaknya di sini cukup membeli air kelapa atau minuman lainnya sebagai ganti penyewaan pondok.

Catatan kecil dari saya, jika kamu cinta pada diri sendiri, maka lingkungan juga akan lebih mencintai Anda. Ketika kita memberi, maka Tuhan (Allah SWT) akan memberi lebih dari yang diinginkan.

So.. happy-happy ya, guys. Hidup dibawa santai saja.
Easy does it...


Foto diambil di Pantai Tapaktuan. Pantai atau laut di Aceh itu khas banget menunya, di mana-mana pasti ada air kelapa muda, termasuk di Lhokseudu ini.


astina ria

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

6 komentar:

  1. Belum sempat mampir kemari, asal pulang dari Grutee selalu terlewat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti kali ini harus mampir ya bg

      Hapus
  2. kebayang Maldives pas lihat fotonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... Iya kak, betah juga duduk lama2 di sana

      Hapus
  3. Aku kemarin tu cuma pergi survey kemari, nggak sempat manjah-majah gitu untuk menikmati pantainya. May be next time :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. next time harus ke sini lagi berarti kak, kalo cuma singgah bentar, gak terasa happy manjah-manjahnya.. hehe

      Hapus