10 Tips Liburan Hemat Ala Backpacker



Syarat awal ketika mengiyakan pilihan nge-trip ini adalah dilarang manja. Banyak hal yang termasuk ke dalam kategori manja menurut kita, misalnya tidak boleh mengeluh, rela tidur di mana pun yang penting aman buat perempuan, jangan banyak shopping, siap jalan kaki, berani, dilarang baperan, dilarang jaim, selalu hebring, dan mau makan apa saja asal halal. Dan ini hal yang paling berat buat saya yaitu persoalan makanan, makanan tradisional Indonesia semuanya lewat, hanya menu non-Indonesia yang kelewatan sampai harus bolak-balik toilet. Hmm...

Suksesnya perjalanan kita sebenarnya hanya nekad sebagai modal awal. Yang terpenting adalah jangan takut untuk mencoba hal baru, ketika kita sudah membuat keputusan, maka kesampingkan pesimis dan rasa takut. Sama seperti kasus yang pernah saya alami kala itu, keluarga enggan melepas perjalanan saya. Emak kawatir karena perempuan. Si abang kawatir alasannya saat itu Singapura sedang tersebar virus zika. Dan kakak mengkawatirkan trip kita tanpa guide dan bukan di bawah travel. Ada-ada saja mereka. jika hal ini terjadi, solusinya adalah yakinkan bukan malah menyerah.

Oke, guys. Di sini saya mau berbagi tips backpaker super murah dan trik menyakinkan orang tua maupun keluarga agar dapat izin. Buka mata, silahkan baca perlahan-lahan. Cekidot...

1.  Niat is One Point. Tujuan nge-trip bukan untuk hura-hura atau pamer sama teman, ya. meskipun untuk piknik, tetapi tidak salahnya jika kamu jadikan trip ini sebagai tempat pembelajaran. Ilmu dan wawasan itu tidak hanya ditemukan di sekolah atau tempat pembelajaran resmi, tetapi ilmu itu ada di mana-mana dan dalam wujud apa pun. Contoh kecilnya itu, kenapa Lion ( Icon Singapura) harus mengeluarkan air dari mulutnya? (ada yang tahu jawabannya?)

 
2.  Tips Restu Orang Tua. Kalau bicara urusan restu orang tua, ini sebenarnya hal yang tidak boleh dikeduakan. Biasanya restu orang tua yang akan membawa hasil pencapaian akhir kita, nih guys! Perihal perjalanan ke luar kota bahkan ke luar negeri sekali pun, tetap harus mendapatkan restu orang tua, lagi-lagi kita adalah perempuan, masih tanggung jawab orang tua seratus persen. Mendapatkan restu orang tua adalah perjuangan berat, terutama orang-orang seperti saya. Caranya adalah kejujuran. Jelaskan ke orang tua tentang keberangkatan kita ke mana saja, dengan siapa, berapa hari, dan selalu memberi kabar ke mereka setiap harinya. Dan satu lagi yang acapkali saya lakukan adalah mengirim foto-foto selama nge-trip ke mereka. intinya tunjukan bahwa kita baik-baik saja. Nah, jika kepercayaan sudah terbangun dari awal, maka percayalah mereka akan merestui ke mana pun kita pergi. (pergi ke arah baik-baik, maksudnya)

3.  Information for Delete Galau. Sebelum mengarahkan tujuan trip, baiknya cari tahu info seputar tempat tujuan terlebih dahulu. Selain untuk informasi tambahan tempat objek wisata, bisa juga untuk meminimalisir terjadikan kecelakan perjalanan. Khusus bagi perempuan, nih, pelajari keamanan setempat. Nekad sih boleh tetapi di zaman sekarang ini, perempuan kerab dijadikan tempat diskriminasi, so tetap hati-hati, ya, guys!
 
4.  Don’t Rempong. Tujuan nge-trip bukan untuk shopping apalagi gaya-gayaan pakai style glamour. So, gak perlu bawa tentengan berat, cukup isi beberapa potong pakaian sederhana, perlengkapan lain yang dikira perlu seperti obat-obatan. Saran saya baiknya gunakan ransel saja, karena koper bikin ribet apalagi liburan ala backpacer, kan bukan mau nginap manja di hotel atau penginapan?

Kalau yang dibawa ranselnya lebih besar, simpan saja di box tempat penitipan tas/barang

5.  Malam Lebih Hemat. Gunakan transportasi seperti kereta api, pesawat, atau bus di malam hari. Tujuannya untuk menggantikan biaya penginapan. Hitung-hitung sudah menghemat biaya. Dan ini berlaku bagi kamu yang nge-trip ke beberapa negara dan bukan untuk berdiam di satu negara. Kalau mengunjungi satu negara selama beberapa hari, sih, perlu penginapan. Tetapi cari penginapan yang murah meriah dan aman, yak bro! Ingat, kecelakaan kerja bisa terjadi di mana saja akibat dari kelalaian si korban.




               Enaknya lagi perjalanan malam itu, gak rame penumpang. Jadi aman untuk berbaring.


6.  Time is Satisfaction. Set waktu sebaik mungkin agar dapat menikmati semua rencana/program yang telah disusun sebelumnya. Misalnya, nih, kunjungi objek wisata A selama 2 jam, beralih ke tempat lain menghabiskan waktu 3 jam, begitu juga seterusnya. Dan ini penting untuk meminimalisir terbuangnya waktu secara cuma-cuma. Dan Anda pun mendapat kepuasan atas susunan rencana karena berjalan dengan baik.

7.  Hilangkan Doyan Makan. Pengalaman saya selama ini selalu bawa bontot dari rumah dengan lauk yang tahan basi, ini dapat menghemat pengeluaran makan selama satu hari bahkan selama 24 jam di negeri orang. Kalau tujuannya traveller kuliner, itu beda cerita, ya.

8.  Manfaatkan Fasilitas. Arus listrik sangat dibutuhkan, nih, buat nge-charger Hp, Laptob, kamera, atau kebutuhan lainnya. Caranya Anda harus pintar mencari selah-selah tempat istirahat atau duduk ditempat yang dilengkapi arus listrik, sekaligus buat wifi-an. Sebaiknya bawa powerbank, jadi sekalian tuh powerbank nya di charger juga.

9.  SKSD (Siapa Kamu Siapa dia, Kenalan, yok). Penting nih buat kita yang nge-trip ke negara orang atau daerah asing. Ingat kata ini,”malu-maluin tidak apa-apa asal tidak sesat di jalan.” Tetap tata krama dan sopan santun berlaku, ya! jangan asal bertanya dan malah berakhir tragis.


10. Sudah, jangan banyak pikir aneh-aneh, booking terus tiket dan set waktu agar tidak terganggu dengan jadwal kerja, kuliah, atau aktivitas penting lainnya. Kalau belum punya uang, booking jadwal keberangkatan beberapa bulan lagi sambil ngumpulin uang.


Kita percaya bahwa kemudahan akan datang di mana pun berada asal jangan pernah lupakan shalat dan kewajiban kita sebagai muslim. Rezeki datangnya dari Tuhan (Allah SWT), yakin lah Allah selalu bersama kita, maka keberanian itu akan terbuka. So, jangan lupa main-main ke Aceh, ya. kan kita sudah sering jalan-jalan ke tempat kalian. Sekarang gantian, ya, guys. Dijamin gak nyesal ke Aceh, tempat wisatanya keren-keren plus alami. ini buktinya!





Aceh sebenarnya, masih banyak lagi, lho, pesonanya, coba nangkringin tempat-tempat wisata di Aceh, pasti ngiler...


astina ria

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

9 komentar:

  1. tipsnya keren. biar backpacker makin irit, jalan lupa bawa surat miskin dan perbanyak minta tebengan. Di jamin waktu pulang banyak uang sisa liburan. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. trus bisa liburan lagi ya dengan uang sisa itu.. emang ikbal cukup cerdas... haha

      Hapus
  2. Thank mbak atas tips nya yg luar biasa...
    Doakan kami semoga berhasil berhasil berhasil ala dora hahaja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin....
      mbak tet, lo jangan rencana doang, dari tahun lalu kebanyakan rencana lo... haha udah booking aja trus tu tiket..

      Hapus
  3. Balasan
    1. Alhamdulillah, jak boh bangai dek, sesekali perlu keluar untuk melihat kehidupan orang.. hihi

      Hapus
  4. Travel Manjah hahah
    Enak kali ya Jalan-jalan ke LN @_@

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... manjah-manjah beautipull. ntar pas ke LN, jadikan blog tina ini pedoman awal ya bg benu :D

      Hapus
  5. jadi tadi udah ngetik komen panjang.. kemanaaa >.<

    BalasHapus