Apa yang Paling Ingin Kamu Capai di Tahun 2017?



Menurut saya, dalam hidup kita membutuhkan target dari setiap cita-cita maupun impian yang harus dicapai. Hingga tibalah di akhir tahun kita lakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana target tersebut tercapai, yang belum mestinya dilakukan usaha lebih berat lagi di tahun berikutnya. Untuk caranya menetukan target itu tergantung bagaimana kehendak teman-teman, bisa dengan membuat 100 list seumur hidup seperti yang dilakukan oleh Kak Danang atau yang seperti saya lakukan. 
Harus kita tahu bahwa hidup itu tidak semulus air mengalir dari pipa penampung di atap rumah, yang lurus tanpa hambatan, lalu jatuh ke wadah. Bagi saya hidup itu seperti air yang mengalir dari pipa PDAM ke rumah-rumah  warga. Proses perjalanannya lah yang akan menentukan di mana hasil akhir air itu tiba, atau ditengah perjalanan pipanya patah. Begitu pun dengan hidup, menyerah bukan lah hasil akhir.
Filosifi ini yang sedang saya perjuangkan karena prosesnya cukup menguras air mata. Hambatan selalu saja hadir, ia tidak akan terpisahkan dengan kata kesuksesan. Cobaan yang paling berat dalam hidup saya itu saat beranjak usia 21 tahun. Usia yang sangat labil, setelah membayangkan sejauh ini perjalanannya, baru terasa bahwa ini bukti sayang Allah. Lewat ini saya semakin mandiri, berani sendiri asal tidak di tempat gelap, kesabaran meningkat, dewasa, dan semakin bandel –sikit aja asal tidak melewati batas-.
2016 itu tahun yang penuh perjuangan. Banyak pikiran dan tenaga yang terkorbankan. Tetapi diselah-selah itu, Allah selalu menghadirkan kebahagian lewat terwujudnya beberapa resolusi. Dan ini energi positif untuk kembali semangat mewujudkan yang tertunda.

Berani Blog-Blogkan
Meskipun usia blog saya terbilang muda sekali, yang penting jumlah postingan terus nambah. Jumlah postingan tahun 2016 lebih banyak dan bermakna dibandingkan sebelumnya. Terusss... 2016 blog saya berhasil terpasang domain pada 18-4-2016. Berkah!!!

Gemilang Lewat Menulis
Ini bukan sekedar buat nambah kolom di curriculum Vite (CV), melainkan untuk membuktikan bahwa saya berguna untuk orang lain, yaitu berani menebar informasi dan berbagi ilmu lewat tulisan. Alhamdulillah sejauh ini saya sudah menulis di warta Unsyiah sebanyak 8 majalah. Terima kasih Humas atas kepercayaannya terhadap kemampuan saya.
Tulisan-tulisan yang sudah dimuat di majalah Warta Unsyiah

Trip ala Backpacker
Satu-satunya resolusi 2016 yang gila itu adalah bisa backpacker ke negeri orang. Agustus nekat. Tujuan pertama kita ke Kuala Lumpur, Malaysia. Setelahnya baru kita menebar senyum ke negara lain. Perjalanan berantai ini bagaikan mimpi ditengah keterbatasan. Dan tahun 2017 berarti saya harus....?
Foto sebelum flight biar kayak anak-anak kekinian

Perjuangan Berawal
Perjuangan selama bertahun-tahun alhasil memberi efek nyata, entah itu positif atau akibat kekesalan. Tahun 2015 seharusnya saya sudah menyelesaikan pendidikan di FKIP Unsyiah. Tetapi terhambat akibat adanya perubahan sistem akademik dan saya terkena imbasnya. Alhasil sejak hari ini untuk mengobati rasa kekecewaan yang amat dalam, saya bertekad agar nilai skripsi harus sangat terpuji.  Meskipun nilai ini sangat sulit didapatkan, biasanya hanya untuk orang-orang excelent di kampus. Kalau saya mampu, berarti saya juga termasuk excelent, dong!!!
Perjuangan dimulai setelah menghasilkan nilai skripsi "excelent"

Melanjutkan yang Tertunda
Jika dilihat dari resolusi 2016, ternyata setelah dihitung-hitung, banyak sekali target yang belum tercapai. Huhu... saya banyak lalainya, sih. Terasa sekali banyak membuang-buang waktu gak jelas dan masih kurang produktif dalam membagi waktu antara yang harus di utamakan atau tidak penting. Ah, intinya perbaiki managemen waktu.
Satu lagi, 2016 adalah tahun paling buruk dalam hal membaca buku. Tahun-tahun sebelumnya, setiap sebulan sekali saya selalu membeli buku per bulannya dan dalam kurun satu bulan buku itu berhasil dilahap. Tetapi kali ini dalam setahun hanya menghabiskan tiga buku setengah, dan ini memalukan banget-banget. Kamu, jangan mengikuti kebiasaan saya yang ini, ya. bahaya!!!
Selain membuat list pencapaian dunia, ada target yang dicapai urusan akhirat. Ini cerita teman saya, dia punya target dalam hidup untuk menghafal beberapa juz Al-quran. Apabila target itu belum tercapai, berarti dia tidak akan menikah. Dan sekarang sepertinya si teman lagi bersungguh-sungguh menghafal. Saya sampai terharu mendengar targetnya. Subhanallah.
Meskipun saya tidak memiliki target seperti si teman, tetapi yang ini penting untuk ditingkatkan. Perbanyak membaca dan tadarus Al-quran, sedekahnya ditingkatkan, dan beberapa pencapaian lainnya. Semoga bisa terlaksana dengan baik dan lancar, karena apabila urusan agamamu baik, maka urusan dunia pun akan menyertainya. 
Semoga Allah membukakan pintu-pintu kebaikan, keselamatan, kesehatan, nikmat, keberkahan, kekuatan, kasih sayang, rezeki, ilmu, keampunan, dan pintu syurga. Aamiin. 

Selamat berjuang di tahun 2017

Astinaria.com

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

9 komentar:

  1. Sama, 2016 adalah tahun terburuk dalam hal membaca buku karena terlalu sering teralihkan oleh isu-isu di media sosial, huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. huhuhu, iya kak. pokoknya harus diperbaiki tahun ini kak :D

      Hapus
  2. Balasan
    1. Aamiin.... terima kasih, Aula doanya :)

      Hapus
  3. Perjalanan ke Malaysia dan Singapura bareng Kakak. Talk fotonya egk dimuat. 😩

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh, kalau itu ada sesinya lagi kak. ntar foto kakak semua yang dipajang.. hihi :D

      Hapus
  4. Wuih, cikal bakal penjelajah generasi baru, mantap Tina.

    Jadi nostalgia dikit kami, pas bagian the nekad traveler. Soalnya kami pas jd backpacker dulu, blm ada google maps, smartphone, gps. Masih peta kertas, bawa kamus tebal dll.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha... iya ya bg, dulu lebih tertantang. sekarang kalau ke negeri orang, lengkap petunjuk arahnya ya bg :D

      Hapus
  5. Aku tahun 2016 ne juga tahun pasif kayaknya, karena banyak target yang meleset di tahun itu, semoga tahun 2017 ini menjadi aktif kembali! Semangat Tina, Ayo ciptakan resolusi perubahan di tahun 2017, lebih baik dibandingkan tahun 2016.

    BalasHapus