Vote Aceh Sebagai Wisata Halal #Acehsebenarnya



Pantaskah Aceh terpilih sebagai tempat wisata halal?
Berikut hasil survei yang saya peroleh dari hasil mengajukan beberapa pertanyaan mengenai tempat-tempat wisata di Aceh kepada teman. Sesuai dengan tebakan saya, ada yang paham namun ada juga yang tidak paham apa maksud dari halal #Acehsebenarnya. 

Hmm, nih saya pahamkan sedikit, ya, teman. Aceh sebenarnya adalah daerah bersyariat yang sudah terbentuk sejak ratusan abad lalu –masih ingat gak sama pejuang-pejuang Aceh terdahulu, segala cara dilakukan untuk mengembalikan Aceh yang berlandaskan syariat Islam-, dan hingga sekarang pun hukum syariat masih diterapkan di Aceh. Tegaknya hukum syariat di Aceh tentunya telah membawa segala hal yang tersedia di Aceh berkembang sesuai dengan norma-norma agama Islam yang berlaku. 

Sama halnya dengan wisata alam, kuliner, maupun kebudayaan yang berkembang yang pada hakikatnya semua telah mengacu kepada norma syariat. Lalu apa hubungannya dengan halal. Haha lawak kamu, bersyariat sudah pasti halal lah, guys!. Contoh kecilnya saja nih, kamu makan di sebuah rumah makan di Aceh, jika kamu muslim, tentu rumah makan yang dipilih adalah rumah makan yang menyediakan kuliner halal. Nah, Rumah makan yang menyediakan makanan halal tentu disediakan oleh para koki yang berlandaskan hukum Islam pula, mereka yang paham akan hukum-hukum syariat yang berkembang dalam agama Islam dalam proses pembuatan dan penyajian makanan. Jadi, sudah jelaskan kalau kata “halal” itu erat kaitannya dengan norma-norma syariat Islam di Aceh. 

Aceh dari sononya sudah halal, iya kan guys! Cuma satu permasalahan saja, kita mau diakui oleh nusantara bahwa Aceh pantas menyandang status halal tourism. Nah, caranya gampang, guys. Kamu hanya perlu ikutan nge-voting pemilihan wisata halal ini. Tujuannya agar halal toriusm di Aceh bukan saja masyaratakat Aceh yang mengakuinya, tetapi nusantara, bahkan hingga mancanegara pun sekaligus. Agar halalnya Aceh bukan pengakuan secara tersirat tetapi nyata tertulis.

So.. Jangan bungkam, teman. Kenikmatan itu nantinya tidak hanya dinikmati oleh para pejabat besar, atau pun kami para blogger saja. Tetapi ini adalah tujuan kita bersama untuk mengakui kepada dunia. Aceh adalah provinsi terujung Indonesia yang ramah dan halal negerinya. Tentu manfaatnya juga akan terciptrat rata ke masyarakat setempat. Sebut saja, tempat wisata. Terkenalnya pesona wisata Aceh ke dunia luar, dapat mengundang turis untuk beranjak ke tanah Aceh, di sisi lain, masyarakat setempat tentunya dapat mengambil keuntungan lewat penjualan kreatifitas maupun kuliner Aceh. Dengan begini, siapa yang akan mengambil keuntungannya? Tentu saja semua akan kembali ke kita.
So... Ayo perkenalkan Aceh lewat pesonanya dengan cara ikut kompetensi halal internasional World Halal Travel Award (WHTA), klik situs https://bit.ly/voteaceh pilih kategori: (1) Kategori Airport Ramah Wisatawan Muslim terbaik; (2) Kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim; (10) Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik; dan (14) Kategori Daya Tarik Wisata Terbaik.

Sstt... pokoknya, seberapa terkenalnya Aceh di masa depan. Tetap jangan pernah lupakan siapa Aceh sebenarnya. Syariatnya, Pejuangnya, adat istiadatnya, dan bahasa serta ciri khas Aceh yang membedakan kita dengan daerah lainnya.
Aceh menerima siapa pun untuk datang, tetapi Aceh menolak budaya yang tidak berlandaskan syariat Islam. Ini prinsip yang harus dipegang erat oleh kita, rakyat Aceh.

halal tourism


astina ria

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar