Jembatan Lamnyong Kembaran Banpo



Kota yang indah, asri dan penuh semangat. Seakan tak mau tertinggal, aku pun memilih untuk menikmati malam di bawah jembatan impian, yang katanya kembaran dari jembatan Banpo di Korea Selatan. Keindahannya telah mengusik ketenangan orang-orang di seantero dunia, meski hanya untuk mengambil satu pose saja.
Facebook, Twitter, BBM, WhatsApp, Instagram, semua terganti oleh jepret-jepret bermacam gaya di bawah destinasi pesona jempatan Lamnyong. Bahkan teman dan sahabat, terus meneleponku minta dikirimkan selembar pose dengan tertuliskan nama mereka. Sekarang, Aceh telah mempesona dunia.
Derasnya aroma air dengan warna-warni pelangi. Rindamnya dedaunan pohon juga hiasan rumput hijau bercampur mensyahdukan malam purnama. Purnama berkata, ini persembahan dariku untukmu sebagai balasan dibalik sabarmu menungguku. Memujiku. Menatapku. Dan berbicara padaku. Kini purnamaku semakin indah disamping pesona air berkelap-kelip. Dan jawabku, terima kasih purnama telah mewujud inginku.
Lalu akankah kau pergi setelah malam ini, purnama? Jika itu, kurelakan sudah karena pesona tempat ini akan mempertemu kita kembali. Dan kau pergi ke lain orang, mewujudkan hal yang sama seperti padaku.
Kota ini semakin indah saja. Tempat berkumpulnya orang-orang hebat, tempat berawalnya masa depan, akarnya kesuksesan. Sesiapa saja merindui kota ini, terlebih jempatan si kembarannya Banpo.
Jembatan Banpo, Korea Selatan (source: Merdeka.com)
Melepas penatnya aktivitas, belajar dan bekerja. Seorang teman ku ajak menemani. Sama-sama melepas penat setelah lelah melakukan ini-itu di Kampus. Beberapa buku juga Laptob ku masukkan ke dalam ransel. Pertengahan jalan, kuliner malam menggoda, dan hanya beberapa gorengan sepertinya cukup menghibur. Ditambah lagi, kita mahasiswa yang hidup penuh dengan lembar uang bertulis “hemat”.
Syukurlah, sekarang sudah ada tempat untuk kita berlari, Bro. Mencari udara sejuk dan suasana alam. Dihiasi aneka warna air yang terjun, melodinya suara air, hempasan angin, juga macam aktivitas orang-orang menikmati malam. Ada yang berolah raga, menatap air sembari bincang-bincang hangat, atau seperti kami yang menganti suasana belajar ditemani lampu baterai. Indahnya negeri ini.

“Oww, aduh..!!”
Hah, rupanya cuma mimpi. Huff... :( 

Jembatan Lamnyong, destinasi Aceh (Source: habadagang)

Astinaria.com

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar