Tentang senyum yang hilang

Tentang senyum yang hilang
Usia rentan tak pernah jadi hambatan.
Tangis yang tersembunyi, juga lelah letih yang tak terpeduli
Dua anak lagi, yang masih menjadi beban pikiran
Bukan anak, dua atau enam pun ia tak pernah mengeluh
Melainkan konflik batin yang hadir di usia yang rentan ini
Kekawatiran dan gelisah itu jelas terpancar dalam senyummu yang hilang
Akhir lalu, saat waktu itu, jelas itu bukan dirinya.
Ibu, tersenyumlah seperti waktu dulu
Aku, dan kami bersama.
Bertarung dan berjuang mengembalikan senyum yang hilang
Untuk Ibu, yang terus menanti kepulanganku.
Selamat Ulang Tahun Ibu Every Day
Kak Tria, Mama, dan Aku, di waktu dulu


astina ria

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar