Hidup Mudah Bersama Saatnya Non Tunai

         Jangan katakan orang modern kalau tidak hidup di zaman elekrtonik saat ini. Serba canggih, kreatif, dan inovatif. Cara cepat, waktu hemat, tenaga minim, yang pastinya tidak perlu repot-repot lagi kabur ke Bank yang letaknya cukup jauh jika hanya untuk transfer uang Rp. 50.000 ke cucu. Nah, bagaimana kalau kebentur dengan hari libur Bank, sabtu dan minggu. Bisa-bisa si cucu kelaparan di negeri juang.

       Sekarang saatnya non tunai akan berbicara dan mewabahi perangkat saraf otak kita. Mencoba merubah minset pola pikir manusia yang terus-terusan kebablakan urusin hal yang sama tiap hari dan minggunya. Pola pikir yang tidak ikut berkembang sesuai perubahan zaman akibat wawasan dan informasi yang sangat minim

    Setelah mengikuti rangkaian acara yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan Kompasiana. Secara langsung pola pikir saya berubah. Ini telah membuktikan kalau saya tidak akan tergolong ke dalam orang awam. Sebuah inovasi yang sedang diterobos oleh BI yaitu inovasi yang kreatif tepat guna siap saji, saatnya non tunai. Tidak perlu kelepotan membawa uang hingga tersusun berlembar-lembar dalam dompet. Proses transaksi dan transfer uang tidak perlu repot lagi, hanya cukup dengan menerapkan model uang elektronik. Aksesnya lebih luas, tidak hanya menarik dan mengirim uang, tetapi dapat juga digunakan untuk bayar tagihan listrik, shopping, belanja online, kuliner, transportasi, isi pulsa, dan lain sebagainya. Aman terkendali dan bebas begal. Hanya dengan menggunakan Handphone. Mau ponsel jelek, smartphone, android, Hp tet-tut. Yang pastinya bisa digunakan untuk ketik dan kirim sms, semuanya akan beres aman terkendali.
         Sistem ini pas banget bagi saya selaku anak rantauan, sering kehabisan uang disaat kepepet. Owalah... repot pasti. Tiba-tiba butuh uang untuk biaya skripsi di hari sabtu atau minggu. Bank tutup, gimana tuh ya? Nah, solusinya hanya dengan saatnya non tunai, kalau dengan menggunakan uang elektronik tidak perlu repot-repot lagi karena sistem ini tidak mengenal waktu dan hari. Huaaaa, mantap sekali.

       Awalnya saya tidak paham apa itu uang elektronik, belum lagi ada server based dan chip based, brizzi, e-money, Finpay. Ah.. entah apalah itu namanya. Maklumlah mahasiswa, cuma mikir kiriman awal bulan, cukup gak cukup cari sendiri. Tapi, kalau seandainya sistem GNNT (Gerakan Nasional Non-Tunai) ini diterap dan diaplikasikan oleh keluarga. InsyaAllah tidak akan kelaparan. Bagus kalau pas ada rezeki dadakan, langsung ketik sms, langsung kita terima. Sangat mudah dan cepat.
 
       Untuk uang elektroniknya, bisa didapatkan pada Bank-Bank terdekat, seperti Bank Indonesia, BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Mega, Bank Nobu, dan beberapa Bank lainnya. Nah, untuk server Based-nya dapat menggunakan kartu Indosat, Telkomsel, Finnet, Nusa Inti Arta, XL, Artajasa, Telkom, dan Permata. Begitu mudah dan tepercaya.

      Pastinya tambah keren kalau disekolah juga terapkan sistem uang elektronik ini, gak perlu repot-repot ambil gaji ke sekolah yang jarak tempuhnya 20 menit dari rumah. Sudah gak zamannya lagi GAPTEK, semuanya serba-serbi canggih. Mau ini ada, mau itu ada. Gak perlu ribet.


Nangkring GNNT di BI Kota Banda Aceh

     Don’t Worry. Penggunakan uang elektronik akan bebas dari begal atau pencopet. Dan lebih aman lagi karena tanpa ada pemotongan bulanan. Walaupun sisa saldo boleh minimal tetapi akan terus aktif. Untuk saldo penyimpanan uang elektronik hanya diperlukan mengisi maksimal satu juta saja.

       Anda kepingin? Saya apalagi. Ayo beralih ke saatnya non tunai. Inovasi yang akan mempermudah segala kebutuhan kita. Semoga Bermanfaat :)
Kartu sebagai pengganti tumpukan lembaran uang
Sumber foto: Instagramkusu.com





Astinaria.com

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar