Akhwat Galau? di-Php!!!



Siapa bilang akhwat itu ngak pernah galau, bimbang, atau sebutan yang lagi nge-tren zaman sekarang ini di-php (pemberi harapan palsu). Akhwat itu juga perempuan, perempuan biasa yang mencoba untuk menjadi luar biasa, bak bidadari syurga pemberi cahaya kepada setiap jiwa-jiwa yang redup. Muslimah, sopan dan santun, tutur bahasanya lembut, pakaiannya , pintar, dan Al-quran selalu bersamanya.
Berbicara mengenai akhwat, pastinya setiap orang mempunyau anggapan tersendiri. Akhwat itu ngak pernah galau, atau ngak kenal dengan namanya php, akhwat itu hidupnya ngak pernah punya masalah, atau apalah. Tentu saja itu tidak benar. Akhwat ya manusia, galau atau apalah itu bahasa gaulnya tentu saja pernah dialami. Hanya saja dalam kontens yang berbeda. Meskipun akhwat galau, tapi ia selalu punya jalan atau cara tersendiri untuk mengalahkan kegalauannya. Misalnya lebih meningkatkan ibadah, perbanyak tilawah, atau menambah keimanan dengan terus mengingat Allah.
Galaunya seorang akhwat tentu tidak jauh beda dengan wanita biasa. Hanya saja cara mengapresiasikannya yang berbeda. Sungguh, akhwat juga manusia biasa yang tak pernah lekang dari kehidupan galau atau php.


Sekarang zamannya php. Dikit-dikit php. Aku juga gitu. Pastinya siapa pun manusia di dunia ini pernah mengalaminya. Di-php sama orang tua, keluarga, teman atau sahabat, suami atau istri, siapa saja. Php bukanlah sesuatu yang langka. Sejak berabad-abad lalu manusia pernah atau bahkan sering mengalaminya, hanya saja ketika zaman dulu bukan php sebutannya. Misalnya ditinggal pergi, dibohongin, dikhianati atau lainnya.
Setiap jiwa-jiwa yang bernyawa, tentunya mempunyai cara dan solusi tersendiri jika virus tersebut melanda. Tetapi kejadian di lapangan, banyak orang melarikan kondisinya dengan curhat di dunia bermanya. Facebook contohnya,
“galau di tinggal pergi.”
“Bertahan meskipun di-php sama dia.”
“Bang, adek galau neh.”
Lha…emang dengan buat status atau curhat di dunia maya dapat mengatasi malasah. Bukan solusi yang didapat tapi tingkat kegalauan meningkat drastis karna banyaknya komen-komen yang tak jelas, tak beralamat, bahkan tak berefensi. Ingatlah Tuhanmu, Ia yang memberi masalah dan hanya Ia yang akan memberi solusi. Bukan dunia angan-angan yang terus melayang-layang.
Begitulah cara akhwat mengatasi masalahnya, Allah dan Allah Maha Pemberi Solusi. Tempat paling mujarab untuk curhat, bertanya, mengatasi galau, atau php, karna Allah punya solusinya. Inilah satu diantara seribu kenyataan, kalau akhwat itu pandai menyembunyikan kegalauannya.
Dalam kondisi bagaimana pun, ia selalu tersenyum, bersinar, santai tapi pasti meskipun masalah yang dihadapi bejibun. Akhwat itu cerdik bukan? Ia cukup pandai dalam menyembunyikan kondisi sebenarnya, dan orang tidak perlu tau kehidupan pribadinya, cukup Allah Ta’ala. Istiqomah dan tawaqal.
Begitu juga aku, jika tibanya kegalauan maka tilawah solusinya. Keajaiban Al-quran sungguh begitu cepat dapat dirasakan. Pikiran tenang dan solusi datang dengan sendirinya. Ketika di-php, maka tilawah, shalat sunnah pelariannya. Meminta petunjuk bahwa itu hanya permainan dunia, dan yakinlah bahwa Allah akan membantu kita untuk mendapatkan yang terbaik diantara paling baik.
So.. buat siapa pun, segeralah keluar dari zona galau. Galau itu menghambat impian dan semangat kita. Karna galau selalu meruntuhkan motivasi jiwa, ini-itu ngak tenang, selera makan down, atau malas beraktivitas. Galau itu virus paling mematikan. Segera bunuh galau dengan kepositifan kita.

Fighting,,,!!!!!




astina ria

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar